Pesisir Selatan, 2 Februari 2026 – Mahasiswa Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai) melaksanakan kegiatan survei kualitas air di wilayah Bukit, Desa Duku, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, pada Selasa (02/02/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian melalui skema Program Mahasiswa Berdampak, yang berfokus pada peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Survei dilakukan sebagai langkah awal sebelum rencana pemasangan filter air, guna memastikan solusi yang diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan warga setempat. Mahasiswa melakukan pengamatan langsung terhadap sumber air yang digunakan masyarakat, pengambilan sampel air, serta pendataan terkait pola pemanfaatan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Dari hasil pengamatan awal, survei ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kejernihan, kebersihan, serta kelayakan air yang digunakan masyarakat. Data yang diperoleh akan menjadi dasar dalam menentukan jenis teknologi penyaringan yang tepat agar kualitas air dapat ditingkatkan sehingga lebih aman dan layak dikonsumsi.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Duku. Warga berharap adanya solusi nyata terhadap permasalahan air yang selama ini menjadi kebutuhan utama dalam aktivitas rumah tangga. Kehadiran mahasiswa dinilai membawa semangat baru sekaligus harapan terhadap perbaikan kualitas hidup masyarakat.
Bagi mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran langsung di lapangan. Mereka tidak hanya mengaplikasikan ilmu pengetahuan, tetapi juga mengembangkan kepedulian sosial, kemampuan observasi, serta kerja sama dengan masyarakat dalam memecahkan permasalahan nyata.
Melalui kegiatan survei ini, Universitas Saburai kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui peran aktif mahasiswa. Diharapkan, tindak lanjut dari survei ini dapat menghasilkan solusi berkelanjutan dalam penyediaan air bersih bagi warga di wilayah Bukit, Desa Duku.
